POSITIF...Subuh-subuh, Polisi Gerek 40 Cowok dan  Cewek Seksi  dari Tempat Hiburan Malam Ini di Pekanbaru..

Jumat, 13 Oktober 2017 | 06:37:15 WIB
Sejumlah perempuan cantik saat digelandang ke markas BNN Provinsi Riau.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Para pengguna narkoba dan pemilik tempat hiburan di Pekanbaru  belum juga tobat dalam melakukan pencegahan peredaran narkoba di tempat usahanya. 

Buktinya, Jumat (13/10/2017) tengah malam sampai subuh  tadi, dari razia yang dilaksanakan di sejumlah tempat hiburan di Pekanbaru, tak kurang dari 40 orang pengunjung maupun ladies escort (wanita pendamping karaoke) digelandang Badan Narkotika Nasional (BNN) ke markasnya karena positif menggunakan barang haram.

Malam tadi, Badan narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau memang membuat pelaku usaha tempat hiburan kocar kacir karena tak diduga mereka menyisir beberapa lokasi seperti  Arena, RP International Club, Queen (SP Club/Ozon lama, red), KTv di Hotel Furaya, Dragon KTv di Hotel Hollywood, Paragon dan Starcity termasuk  karaoke keluarga Family Box dan Koro-koro Panam.

Para pengunjung tempat hiburan malam itu diamankan petugas lantaran hasil tes urinenya positif mengandung Narkotika, mulai dari Ekstasi, Sabu serta lain sebagainya. 

Pria dan wanita yang digelandang ke markas BNN Provinsi Riau karena menggunakan narkotika.

Saat dirazia, orang-orang ini kebetulan tengah asyik menghabiskan malam diiringi dentuman musik dan minuman mengandung alkohol.

Sejumlah tempat turut disasar razia, mulai dari club malam hingga karaoke keluarga. Bisa dibilang, hampir semua tempat hiburan malam turut jadi target razia BNN Riau, hingga tim pun harus dibagi menjadi dua, dan menyebar sesuai lokasi yang sudah dimapping (Dipetakan, red) sebelumnya.

Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen M Wahyu Hidayat melalui Kepala Bidang Pemberantasan, AKBP Haldun menjelaskan, dari 40 orang tersebut, 23 diantaranya adalah pria, sementara 17 lainnya wanita. Mereka terdiri dari pengunjung sampai wanita pendamping karaoke (Ladies Escort, red).

"Razia ini kita lakukan sejak Kamis tengah malam hingga Jumat subuh. Semua tempat hiburan kita sasar, mulai dari yang kecil hingga besar. Kita menindaklanjuti laporan masyarakat," tutur AKBP Haldun s seperti dilansir dari goriau, usai razia digelar Jumat subuh tadi.

Dari razia tersebut akhirnya diketahui, bahwa tempat hiburan malam di Pekanbaru masih jadi 'idola' para pengguna Narkotika untuk mengkonsumsi barang haram tersebut. Hal ini juga diakui oleh Haldun. 

"Ternyata kita buktikan, masih ada peredarannya di hiburan malam," sebutnya.

Para pengunjung ini pun sontak panik saat melihat kedatangan petugas. Musik dimatikan dan lampu pun dinyalakan. Satu persatu diperiksa identitasnya, lalu diambil sampling urinennya. Tampak raut cemas muncul di wajah para pengonsumsi Narkoba ini, ditambah hasil tesnya terbukti positif.

"Mereka yang terjaring ini nantinya akan kita dalami dari mana mendapatkan barang tersebut, dan kita akan kembangkan siapa yang menjualnya, kita akan kejar. Lalu dilakukan assesment. Jika (Pengguna, red) berat, kita kirim ke Lido atau Batam dan Medan, kalau ringan rawat jalan," singkatnya.

Razia tersebut turut menggandeng pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, Bid Propam, POM TNI AD dan AU, dengan total sekitar 30 lebih personel. Dengan begitu, razia pun berjalan efektif, sehingga tidak ada satu pun pengunjung yang luput dari operasi, walau sempat ada diantaranya yang berupaya mengelabui petugas.(R04/grc)

Terkini